Jurgen Klinsmann berhenti sebagai pelatih Hertha Berlin

Jurgen Klinsmann berhenti sebagai pelatih Hertha Berlin, Jurgen Klinsmann mengejutkan Bundesliga Jerman pada hari Selasa dengan mengumumkan ia mengundurkan diri sebagai pelatih Hertha Berlin hanya 10 minggu setelah mengambil kendali di klub ibu kota yang ambisius.

Pemenang Piala Dunia 1990 mengumumkan keputusan mengejutkannya dalam sebuah posting di agen slot halaman Facebook-nya, tiga hari setelah Hertha merosot ke rumah 3-1 dari sesama pejuang Mainz yang membuat mereka hanya enam poin di atas zona degradasi.

“Setelah lama mempertimbangkan, saya telah memutuskan untuk menyerahkan posisi saya sebagai pelatih kepala dan kembali ke peran semula, jangka panjang di dewan klub,” tulis pemain berusia 55 tahun itu.

“Saya yakin bahwa Hertha akan tetap terjaga,” ia menambahkan dalam pesan yang ditujukan kepada para penggemar klub, sebelum menyarankan bahwa ia merasa kurang percaya dari hierarki klub.

“Dalam pertarungan degradasi, persatuan, solidaritas dan konsentrasi pada hal-hal penting adalah hal yang paling penting. Jika mereka tidak dijamin, saya tidak dapat mencapai potensi saya dan memenuhi tanggung jawab saya sebagai pelatih.”

Keputusan Klinsmann adalah pukulan palu bagi Hertha, yang telah memandangnya untuk membimbing mereka menjauh dari degradasi dan menuju tempat Liga Champions.

Mantan bintang Bayern Munich dan Tottenham itu dibawa sebagai solusi jangka pendek pada November setelah awal yang buruk untuk musim ini di bawah mantan pelatih Ante Covic.

Sejak mengambil alih, ia telah menjadi wajah ambisi baru Hertha yang berani untuk memantapkan diri di antara elit Bundesliga, menyusul kesepakatan baru yang menguntungkan dengan investor Lars Windhorst musim panas lalu.

Tak lama setelah kedatangannya, Klinsmann mengatakan bahwa Berlin layak “klub super” dan kemudian mengatakan Hertha harus menargetkan sepak bola Liga Champions dalam waktu tiga tahun.

Menurut harian Jerman Bild, Klinsmann mungkin mengundurkan diri karena perselisihan dengan klub tentang masa depannya di ruang istirahat Hertha.

Surat kabar itu mengklaim bahwa Klinsmann frustrasi dengan keengganan klub untuk menjamin pekerjaannya sebagai pelatih di luar musim panas.

Mantan pelatih Jerman akan mempertahankan tempatnya di dewan klub, posisi yang dipegangnya sebelum mengambil alih dari Covic November lalu.

Sebagai pelatih kepala Jerman, Klinsmann memimpin apa yang disebut “dongeng musim panas” tahun 2006, memimpin tim nasional ke semifinal Piala Dunia di kandang. Jurgen Klinsmann berhenti sebagai

Dia kemudian melatih tim putra nasional AS dari 2011 hingga 2016, memimpin mereka ke putaran final Piala Dunia di Brasil pada 2014.

Hertha hanya pekerjaan keduanya di klub sepakbola, menyusul mantra yang sama naasnya di Bayern Munich pada 2009.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *